ads ads ads ads ads ads ads ads
Showing posts with label Mikrokontroler. Show all posts
Showing posts with label Mikrokontroler. Show all posts

Penjualan KYL 200U

Pada postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan karakteristik dari KYL 200U, sekarang saya mau memberikan informasi bahwa KYL 200U ini dapat dipesan dengan saya dengan harga persatu pasangnya adalah Rp.950.000 ( Harga persatunya adalah Rp.475.000) dan ini belum merupakan haga ongkos kirim.
Jika anda tertarik dapat menghubungi atau SMS saya pada nomor HP 081365511029.

pada pemesanan modul KYL 200U ini dapat merequest langsung penggunaan frekuensi yang diinginkan sesuia dengan yang ada pada datasheet yaitu 433MHz, 818 MHz, dan 915 MHz.

Pengiriman barang dilakukan melalui JNE, jadi anda dapat mencek sendiri besar biaya ongkos kirim yang harus dibayarkan lagi.

KYL 200U

KYL-200U adalah sebuah modul wireless transciever yang digunakan sebagai wireless data transciever pada jarak dekat dengan ukuran yang kecil, ringan, dan konsumsi daya yang rendah dan dengan stabilitas dan reliabilitas yang baik. Adapun fitur-fitur pada KYL-200U adalah :
  1. Daya transmisi yang rendah sekitar 10 mW, dan bisa juga pada 50~100 mW jika diperlukan.
  2. Dengan default carrier frekuensi sebesar 433 Mhz, tapi bisa juga digunakan pada frekuensi 400-417 Mhz, 868 Mhz, dan 915 Mhz jika diperlukan.
  3. Tahan terhadap interferensi yang tinggi dan error bit rate yang rendah.
  4. Jarak transmisi yang jauh (sekitar 1000m jika menggunakan antena tambahan).
  5. Multi channels, dapat digunakan pada tranciever 8 channels sampai 32channels.
  6. Dapat digunakan pada level tegangan TTL, RS-232dan RS-485.

KYL-200U dapat diaplikasikan ke beberapa sistem, antara lain :
  1. Wireless alarm dan security sistem.
  2. Wireless monitoring dan kontrol peralatan menggunakan akses kontrol sistem.
  3. Wireless data transmisi.
  4. Radio modem.
  5. Wireless POS, PDA wireless smart terminal.
  6. dll.
KYL 200U mempunya 9 pin yang mempunyai fungsi masing-masing. Namun pada prakteknya hanya digunakan 4 pin, yaitu pin Vcc, Gnd, Tx, dan Rx. Berikut ini tabel fungsi pin dari KYL-200U.
Tabel pin-pin pada KYL-200U

Pada KYL-200U mempunyai 5 jenis baud-rate yang dapat digunakan, berikut tabel yang menjelaskan baud-rate beserta delay yang dihasilkan.
Tabel Jenis Baud Rate pada KYL 200U

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semakin besar baud-rate maka semakin kecil delaynya, namun jarak yang dapat di jangkaunya semakin kecil.

untuk datasheetnya dapat didownload dibawah ini
download

untuk pemesanan KYL 200U ini dapat langsung memesanya dengan saya, dimana harga satu pasangnya sebesar Rp.950.000 belum termasuk ongkos kirim. Pengiriman dilakukan menggunakan JNE. Anda dapat mencek sendiri besar biaya pengirimanya sesuai kota anda.
Jika tertarik dapat menghubungi atau SMS saya pada nomor HP 081365511029

Sensor TGS2201

Sensor TGS2201 adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi dua elemen gas pembuangan, yaitu gas pembuangn mesin diesel dan gas pembuangan bensin. Konduktifitas dari sensor ini tergantung dari perubahan konsentrasi gas di udara. TGS2201 dapat mendeteksi 2 kandungan pada 1 substrate dan menghasilkan 2 keluaran secara terpisah untuk merespon kandungan gas pembuangan diesel dan gas pembuangan bensin. Sensor ini memiliki beberapa fitur yaitu mampu mendeteksi dua kandungan gas, sensitifitas yang tinggi, dapat dipakai dalam waktu yang lama, murah, dan penggunaan yang mudah. Aplikasi yang menggunakan sensor ini adalah Automobile Ventilation Conrol.

Sensor TGS2201
Elemen 1 (gas Pembuangan Diesel)

Komponen utama dari gas pembuangan diesel adalah Nox. Grafik dibawah ini menjelaskan tipe karakter sensitifitas dari elemen 1. Sumbu Y mengindikasikan rasio perbandingan (Rs/Ro) dimana :

Rs = Resistansi sensor gas yang ditampilkan pada berbagai konsentrasi.

Ro = Resistansi sensor pada saat udara bersih.

Grafik Tipe Karakteristik Sensitifitas Elemen 1

Elemen 2 (kandungan gasoline).

Tipe kandungan gasoline bisa berisikan kandungan Co, H2, dan kandungan hidrokarbon. Grafik dibawah ini menunjukan tipe karakteristik sensitifitas dari kandungan elemen 2. Sumbu Y mengindikasikan rasio sensitifas sensor (Rs/Ro) dimana :

Rs = Resistansi sensor gas yang ditampilkan pada berbagai konsentrasi.

Ro = Resistansi sensor pada saat udara bersih.

Grafik Tipe Karakteristik Sensitifitas Elemen 2

Sensor Infrared

Infra merah (infra red) ialah sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya nampak yaitu di antara 700 nm dan 1 mm. Sinar infra merah merupakan cahaya yang tidak tampak. Jika dilihat dengan dengan spektroskop cahaya maka radiasi cahaya infra merah akan nampak pada spectrum elektromagnet dengan panjang gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah. Dengan panjang gelombang ini maka cahaya infra merah ini akan tidak tampak oleh mata namun radiasi panas yang ditimbulkannya masih terasa/dideteksi. Infra merah dapat dibedakan menjadi tiga daerah yakni:
Near Infra Merah………………0.75 - 1.5 µm
Mid Infra Merah..……………...1.50 - 10 µm
Far Infra Merah……………….10 - 100 µm

Dua bagian ini akrab dikenal dengan Dioda infra merah dan photo diode, dimana keduanya akan bereaksi jika cahaya merah atau infra yang di kirim oleh bagian transmitir terhalang suatu objek sehingga intensitas infra yang di terima terhalang oleh objek tersebut. Adapun rangkaian yang digunakan adalah :

Gambar Rangkaian penguat untuk Infra merah

Komunikasi Infra Merah dilakukan dengan menggunakan dioda infra merah sebagai pemancar dan modul penerima infra merah sebagai penerimanya. Untuk jarak yang cukup jauh, kurang lebih tiga sampai lima meter, pancaran data infra merah harus dimodulasikan terlebih dahulu untuk menghindari kerusakkan data akibat noise.

Gambar 2.10 Sinyal dari IR

Untuk transmisi data yang menggunakan media udara sebagai media perantara biasanya menggunakan frekuensi carrier sekitar 30KHz sampai dengan 40KHz.

Sensor AF30

Sensor AF 30 merupakan sebuah sensor gas yang bekerja untuk mendeteksi Gas-gas Hydrogen dan Ethanol. Sensor AF-30 mempunyai tingkat sensitifitas yang tinggi terhadap dua jenis gas tersebut.
Gambar Arsitektur AF30

Jika sensor tersebut mendeteksi keberadaan gas-gas tersebut diudara dengan tingkat maka sensor akan menganggap terdapat asap di udara. Ketika sensor mendeteksi keberadaan gas-gas tersbut maka resistansi elektrik sensor akan turun. Dengan memanfaatkan prinsip kerja dari sensor AF-30 ini, kandungan gas-gas tersebut dapat diukur. Gambar dibawah adalah grafik tingkat sensitifitas sensor AF-30 terhadap kedua gas tersebutkonsentrasi tertentu

Gambar Tabel Karakteristik AF30

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa dengan mengukur perbandingan antara resistansi sensor pada saat terdapat gas dan resistansi sensor pada udara bersih atau tidak mengandung gas tersebut (Rgas/Rair), dapat diketahui kadar gas tersebut. Sebagai contoh jika resistansi sensor (RS) pada saat terdapat gas Hydrogen adalah 1KW dan resistansi sensor (RS) pada saat udara bersih adalah 10KW maka:

Dari perhitungan diatas serta menurut grafik pada gambar 1, jika Rgas/Rair=0.1 maka
konsentrasi gas Hydrogen pada udara adalah sekitar 100ppm. Untuk mengetahui besarnya resistansi sensor (RS) saat udara bersih dapat dihitung menggunakan rumus:

Rangkaian dasar AF30
Gambar Rangkaian Penguat Sensor AF30

Sensor TGS825

Sensor TGS adalah sebuah jenis sensor gas yang dapat mendeteksi gas Hidrogen sulfide dengan konsentrasi 5 – 100 ppm . Sensor ini mampu bertahan terhadap suhu tinggi ( Ceramic base) , dan cocok untuk aplikasi detector gas Hidrogen sulfide.

Gambar sensor TGS825

Gambar Rangkaian Dasar TGS825

Karakteristik Sensitifitas TGS825

Gambar Grafik karakteristik Sensitif sensor TGS 825

Gambar di atas merupakan sensitivitas khas karakteristik,semua data yang telah dikumpulkan pada kondisi uji standar (lihatbalik dari lembar ini). Y-sumbu diindikasikan sebagai sensor rasio resistensi (Rs / Ro) yang didefinisikan sebagai berikut:
Rs = Sensor tahan gas ditampilkan diberbagai konsentrasi
Ro = Sensor hambatan pada 50ppm hidrogen sulfida pada 20 ° C dan 65% R.H

Suhu / Kelembaban Dependensi

Gambar Grafik karakteristik Suhu/ Kelembapan Depedensi

Gambar diatas merupakan suhu yang khas dan kelembaban ketergantungan karakteristik. Sekali lagi, Y-sumbu diindikasikan sebagai sensor rasio resistensi (Rs / Ro), yang didefinisikan sebagai berikut:
Rs = Sensor hambatan pada 50ppm hidrogen sulfida pada temp / kelembaban
Ro = Sensor hambatan pada 50ppm hydrogen sulfida pada 20 ° C dan 65% R.H

RXM-916

Modul RXM-916 adalah sebuah sebuah single-channel transmitter yang didesain untuk komunikasi wireless digital atau analog. Jarak transmisi modul ini bisa mencapai 1000 kaki untuk diluar ruangan dan 500 kaki untuk didalam ruangan dan masih memiliki performansi yang tinggi pada jarak tersebut. Adapun sistem modulasi yang digunakan adalah sistem modulasi FSK untuk komunikasi digital dan modulasi FM untuk komunikasi analog.

Berikut ini adalah fitur-fitur yang terdapat dalam RXM-916. Ultra-compact SMD package, FM / FSK modulation, tahan terhadap noise yang tinggi, arsitektur yang presisi, sensitifitas yang baik, konsumsi arus yang rendah, data-rates hingga 56,000bps, dapat dihubungkan langsung ke sumber analog atau digital, wide-range analog capability, no tuning or external RF components required, RSSI and power-down lines.

Aplikasi yang terdapat pada RXM-916 adalah wireless data transfer, wireless analog / audio, home / industrial automation, eyless entry, remote control, fire / security alarms, telemetry, remote status sensing, RS-232 / 485, data links, MIDI links, long-range RFID .


Bentuk dan ukuran RXM-916



Pin dan kaki-kaki pada RXM-916


Fungsi pin-pin pada RXM-916

TXM-916

Modul TXM-916 adalah sebuah sebuah single-channel transmitter yang didesain untuk komunikasi wireless digital atau analog. Jarak transmisi modul ini bisa mencapai 1000 kaki untuk diluar ruangan dan 500 kaki untuk didalam ruangan dan masih memiliki performansi yang tinggi pada jarak tersebut. Adapun sistem modulasi yang digunakan adalah sistem modulasi FSK untuk komunikasi digital dan modulasi FM untuk komunikasi analog.

Berikut ini adalah fitur-fitur yang terdapat dalam TXM-916. Ultra-compact SMD package, FM / FSK modulation, lebar bandwidth (20Hz to 28kHz), konsumsi arus yang sedikit, data-rates hingga 56,000bps, user power-down input, low-voltage detect output, microprocessor clock output, No production tuning, tidak memerlukan komponen eksternal RF, arsitektur frekuensi lebih presisi, dapat dihubungkan langsung ke sumber analog and digital, dan rasio yang baik.

Aplikasi yang terdapat pada TXM-916 adalah wireless data transfer, wireless analog / audio, home / industrial automation, keyless entry, remote control, fire / security alarms, wireless networks, remote status sensing / telemetry, long-range RFID, RS-232 / 485 data links, voice / music links / intercom

Bentuk dan ukuran TXM-916


Pin dan kaki-kaki pada TXM-916



Fungsi pin-pin pada TXM-916